Friday, July 28, 2017

Bertemu Kawan Lama

Bagaimana rasanya bertemu kawan lama setelah 10 tahun tak bertemu?
Jawabannya ada dua: Pertama merasa sangat bahagia dan yang kedua merasa sangat canggung. Dan aku tipe orang yang berada di pilihan kedua. Aku selalu merasa canggung saat bertemu kawan lama yang setelah sekian lama tak pernah bertemu ataupun mendengar kabarnya. 

Yah, beberapa waktu lalu aku bertemu seorang kawan lama. Aku sekelas dengan dia sewaktu SD hingga SMP. Dan parahnya, walaupun kami sekelas, kami sama sekali tak akrab. Intensitas pembicaraan kami hanya bisa dihitung jari. Alasannya? Karena dia adalah anak laki-laki. Dan aku sangat jarang berkomunikasi dengan anak laki-laki. Apalagi jika ia termasuk anak nakal. Sebisa mungkin aku akan jaga jarak. Penyebabnya sederhana, aku tak ingin terlibat masalah dengan mereka. 

Aku pernah punya pengalaman buruk dengan anak laki-laki. Waktu kelas 2 SD aku pernah berkelahi dengan anak laki-laki, entah karena apa. Dan sejak saat itu aku tidak suka pada mereka. 

Lanjut ke cerita pertemuanku dengan kawan lamaku itu. Sebut saja namanya Bagas (nama samaran, hohoho). Aku sekelas dengan nya dari kelas 3 SD hingga kelas 3 SMP. Dan setelah lulus SMP, aku tak pernah lagi bertemu dengan dia. Dan 10 tahun berlalu, aku tiba-tiba mendapati dirinya sedang duduk di kursi depan sebuah mobil angkutan umum yang akan kukendarai dari kampung halaman ku menuju kota daeng. Dan tempat dudukku pas di belakang kursinya. Dan itu berarti aku akan berada di belakangnya, menatap punggungnya selama 4 jam perjalananku. 

Dan saat itu, aku tak tahu harus melakukan apa? Apakah aku harus menyapa lebih dulu? Tetapi bagaimana jika ia bukan teman yang kukenal? Bagaimana jika mukanya hanya mirip saja? karena aku tadi hanya melihat wajahnya sepintas lalu. Bagaimana jika itu benar-benar dia? Apa aku harus berdiam diri saja dan pura-pura tak kenal? Huffttt..bingung nya. 

Selama satu jam pertama perjalanan kami, kulihat dia sedang mengobrol asyik dengan pak Supir. Sepertinya ia sudah akrab dengan Pak Basri, Supir langganan yang selalu mengantarku. Kudengar suaranya juga mirip sama dengan kawanku itu. Garis wajahnya juga sama persis. Aku memperhatikan dia dari balik punggung kursinya. Dan tetap berusaha menyembunyikan wajahku. 

Syukurlah hari itu aku tak sendirian, aku bersama seorang sahabat yang sudah kuanggap sodara sendiri. Kami sama-sama dari kampung dan berjuang bersama di kota daeng, kota yang tiap harinya bertumbuh tinggi. Namanya Uchi. 

Sambil tetap terdiam dan mengunci mulut, aku lalu kirim chat ke Uchi supaya tidak mengajak ku bicara. Aku lalu ksh tau ke dia, kalo cowok yg duduk di kursi depan mirip sama temanku. Tetapi aku terlalu malu untuk sapa duluan. Membaca chatq, Uchi lalu ngakak sndiri. Abis itu dia kirim balasan chatku.. 
"Kenapa ki ndak berani sapa duluan? sapa tau teman ta memang itu".

Yaps, aku tak punya keberanian menyapanya duluan. Karena ada banyak alasan, diantaranya: Alasan pertama, karena aku takut dia sudah tak mengenali ku lagi. Alasan kedua, aku dan dia walaupun sekelas selama enam tahun, kami sama sekali tidak akrab. Komunikasi dua arah antara aku dan dia selama enam tahun bisa dihitung jari. Kami hanya bercakap jika kebetulan ngerjain tugas kelompok. Setelah itu, kita seperti orang tak saling mengenal.Selama enam tahun belajar bersama dalam kelas yang sama, aku tak cukup mengenalnya. Pasti dia pun seperti itu. Dalam kurun waktu enam tahun, aku hanya tahu nama dan alamat rumahnya saja. Hahahaha. Namanya juga cuma teman sekelas, bukan teman akrab kan. Tetapi lebih dari itu, Bagas yang dikenal cukup baik oleh guru dan wali kelas dan sempat menjabat sebagai ketua OSIS, tidak sebaik yang dipikirkan. Kami teman sekelasnya tahu, kalau Bagas kadang agak sedikit menjengkelkan. Dia sering sekali mengganggu dan membully salah seorang teman sekelas kami, yang bernama Putra (hanya nama samaran). Entah karena alasan apa? Saat Putra sedang berjalan, Bagas akan dengan sengaja menendang atau membuat Putra terjatuh. Selalu seperti itu. Bahkan saat Putra hanya duduk sambil mengerjakan tugas, Bagas akan dengan sengaja melempar sesuatu seperti buku atau pulpen ke arah Putra. Saat itu kami teman sekelas nya tak bisa berbuat apa-apa. Hanya memandang ke arah Bagas dengan tatapan jengkel. Tak ada yang benar-benar berani untuk melaporkan tingkah Bagas ke Guru atau Wali Kelas. Bahkan Putra sebagai Korban juga tak berniat melawan. Dia hanya menerima perlakuan kasar Bagas dengan hati yang terluka. Dan parahnya, Tingkah Bagas dicontoh sama anak laki-laki yang lain. Mereka juga dengan semena-mena memukul atau menendang Putra tanpa alasan yang jelas.

Aku hanya menduga duga saja, tetapi Bagas mungkin memperlakukan Putra dengan kasar karena Putra tidak seperti anak laki-laki pada umumnya. Yah, Putra teman kelas kami agak kemayu dan feminim. Dia lebih suka bergaul dengan anak-anak perempuan dibandingkan anak laki-laki. Karena anak laki-laki selalu memperlakukannya dengan kasar. 

Ini sangat menyakitkan, di usia itu,,, di usia yang harusnya kami belajar dan bermain sesuka hati dengan kawan sebaya, malah menjadi hari-hari yang menakutkan buat Putra. Jika aku berada di posisi Putra saat itu, aku mungkin tak akan sanggup bertahan. Aku mungkin akan segera melaporkan kejadian tersebut pada orang tuaku dan meminta untuk segera pindah sekolah. Tetapi ternyata Putra tak melakukan hal tersebut. Dia bertahan bersama kami semua, melewati hari-hari yang beratnya di sekolah, dan akhirnya tamat dari sekolah itu bersama-sama. Aku juga tak dekat dengan sosok Putra. Tetapi aku salut dengan keteguhan hatinya. 

Karena alasan itu,  karena mengingat kejadian sepuluh tahun yang lalu itu. Aku tak berniat menyapa Bagas lebih dulu. Walaupun aku tahu kalau itu benar dia. Di mataku dia tetap Bagas yang dulu, anak laki-laki yang nakal dan sangat menjengkelkan.Walaupun menjengkelkan, Bagas adalah salah satu teman yang cerdas. Dia juga jago ngelukis. dan tentunya Pintar Organisasi.

Sambil mengenang masa itu, aku tetap berusaha agar tak bertatap muka dengan Bagas yang duduk pas di kursi depanku. Lalu tiba-tiba pak Supir mendadak menghentikan mobilnya. Pak Sopir lalu menoleh kebelakang dan meminta maaf, karena mendadak Ban mobil nya harus diganti. Terpaksalah semua penumpang harus turun. Dan mau tidak mau, aku harus bertatap muka dengan kawan lamaku itu. 

Satu, Dua, Tiga...akhirnya kami bertatap muka. Dia tersenyum duluan ke arahku. Aku juga membalas senyum itu dengan canggung. Ia lalu menghampiriku sambil menyodorkan tangannya dan berkata, "Hei lama tak ketemu? Apa kabar? "
Baru hendak menjawab pertanyaan nya, dia lalu berkata lagi "By the way, saya lupa siapa nama ta?" Entah karena merasa apa, aku lalu tiba-tiba balik badan dan berkata jutek, "Sudahmi lupakan ma" (bahasa gaulnya, udah lupain gue aja)
 
 Ia lalu terkekeh dan meminta maaf sambil membungkukkan badan. 
Lima detik kemudian kami jadi akrab, percakapan kami mengalir begitu saja. Ia bertanya banyak hal tentang diriku, pekerjaanku, alamat kantor. Dan keadaan teman-teman kami yang lain. Ia juga menjawab semua pertanyaan ku dengan senyum yang tak lepas dari wajahnya. Dan beberapa menit kemudian, dia sudah ingat siapa namaku. Dan mengucapkannya berulang-ulang. Sampai aku malu sendiri mendengarnya. 

Aku tidak tahu bagaimana hubungan dia saat ini dengan Putra? Apakah ia sudah meminta maaf atau belum atas kejadian masa lalu. Tetapi yang kutahu, Bagas anak kecil nakal yang menjengkelkan itu telah berubah. Dia sekarang menjadi sangat dewasa. Dari percakapan kami, kutau sekarang dia telah menyelesaikan sekolah hukumnya. Kuharap dia benar-benar bisa menegakkan hukum yang adil dimana pun ia berada. 

Ternyata waktu bisa mengubah siapa saja dan apa saja. Tetapi pilihan tetap ada di tangan kita. Ingin tetap seperti yang dulu, atau berubah terus tiap harinya menjadi sosok yang lebih baik lagi. Karena sungguh sebuah kesia-sia an jika pribadi kita hari ini lebih buruk dari pribadi kita yang kemarin, 

 Ini ceritaku tentang pertemuan pertamaku dengan kawan lama setelah 10 tahun lamanya.
Kamu apa ceritamu???

Thursday, July 20, 2017

Tempat beli kartu pos keren recommended

Awal tahun ini aku tiba-tiba tertarik dengan dunia persuratan dan kartu pos. Ini udah memasuki bulan keenam aku kirim-kiriman surat dengan kawan yang berasal dari tempat yang jauh. Yang aku sendiri tak pernah membayangkan rupanya seperti apa, keluarganya bagaimana, dan bagaimana ia menjalani kehidupannya. Tetapi kemudian kami berkenalan, mencoba untuk saling mengerti satu sama lain, dan bertukar cerita serta pikiran lewat surat-surat yang diantarkan oleh Pak Pos.


Surat-surat yang kudapat dr luar negeri
Memasuki bulan keenam,  aku sudah memiliki lebih dari lima sahabat pena. Dan semuanya kukenal dari Instagram. Kami kemudian saling bertukar alamat, dan berjanji akan saling berkirim surat saat ada kesempatan. Aku memiliki sahabat pena dari berbagai macam kota seperti Calgary-Canada, Minsk-Belarus, Kuala Terengganu-Malaysia, Kagawa-Japan, Ghuangdong-China, North Carolina-USA, Quzhou-China, Santo Thomas-Philippine, dan tentunya ada sahabat satu tanah air tetapi beda kota, Indonesia. 

Rasanya bahagia sekali saat dapat berlembar-lembar surat, dapat kartu pos lucu, dan tea bag dengan varian rasa yang unik. Tetapi kemudian, aku mulai bingung saat akan membalas suratnya. Gak mungkin dong cuma isi amplop pake surat aja, setidaknya aku harus sematkan juga kartu pos lucu juga. (*ciee sematkan, apaan seh) 

Aku pun mulai searching tempat beli kartu pos keren via online. Dan ternyata di Instagram ada banyak. Neh tiga tempat beli kartu pos keren via online:


1. HaloPosnesia


    Waktu baru kenal dunia snailmailing dan swapping post card, aku langsung dapat akun Halo Posnesia ini dari instagram. Nama IG nya: @haloposnesia (toposneisa). Kalo mau kartu pos yang indonesia banget,, disini neh beli kartu pos nya. Ada berbagai macam kartu pos lucu yang bisa kamu kirim ke teman-teman kamu yang ada di luar negeri. Mulai dari foto gambar peta Indonesia, makanan khas Indonesia, pulau dan rumah adat di Indonesia. Ada yang berbentuk persegi panjang. Ada yang berbentuk bundar. Ada yang berbentuk pulau juga. Selain kartu pos, di Halo posnesia juga ada tersedia perangko, souvenir lucu, dan label untuk nama. Untuk harganya lumayan terjangkau menurut saya. Mulai dari harga Rp 4.500/pcs. Dan tentunya ada diskon khusus untuk pembelian banyak atau yang satu set. 

Untuk pemesanan bisa langsung kirim direct message ke IG nya. Atau bisa via Whats App/Line ke nomor: 085 925 105 199

Cek katalog kartu pos ready di #katalogposnesia


Ini kartu pos pesananku ^_^



source: IG haloposnesia

2. Kotak Pos

    Kali kedua, aku coba beli kartu pos dari Kotak Pos dengan nama IG: kotak.pos. 
Kartu-kartu pos yang tersedia juga keren. Dijamin sahabat pena kamu yang tinggal di luar negeri akan memasukkan Indonesia sebagai negara yang akan dia kunjungi. Iyah..penpals ku bilang kayak gitu ^_^ Gambarnya keren-keren, terus kertasnya juga bagus. 

Untuk pemesanan bisa langsung Line ke @PVK9133L atau Via WhatsApp di nomor: 089 762 240 77 atau langsung kirim direct message saja ke Instagram nya Kotak Pos. Harganya kartu posnya dimulai dari Rp 4.500/pcs. Terus kemarin aku waktu beli kartu posnya dapat tambahan bonus juga loh.. Hehehehe lumayan, daripada lumanyun hihihi ^_^ 

Untuk mengetahui kartu pos yang ready bisa di cek di #katalogkotakpos atau cek saja di akun IG @katalogkotakpos

Untuk pengiriman nya ada yang melalui JNE, J&T, POS, Tiki dan Wahana. Kalo kemarin aku pake pengiriman via wahana. Harganya lumayan terjangkau untuk pengiriman area Makassar jika dibandingkan dengan 

Postcards for my best penpals

3. Loveby-d

      Kalau kamu lagi cari kartu pos yang unik dengan beragam tema. Silahkan kunjungi Instagram dari @Loveby _d. Disitu kamu bisa puas memilih kartu pos cantik yang akan melengkapi surat-surat mu untuk sahabat pena tersayang. Ada beragam tema seperti: Alice In Wonderland, Donats, Cakes, Cactus Love, Lovely Rabbit, Fairy Tale, dan masih banyak lagi. Kalau Halo Posnesia dan kotak pos indonesia banget, Lovely_d ini lebih ke kartu pos yang mengambil tema luar negeri. Kamu bisa ngecek stok kartu pos yang ready di #DlovesReady Stok atau #DlovesPO. Beberapa kartu pos harus dibeli per set dan memakai sistem PO. Jadi harus melakukan pembayaran dulu, dan barang akan sampai kurang lebih 30 hari kedepan. Bukan hanya kartu pos saja yang bisa kamu beli disini, ada juga stationary, masking tape/washi tape, dan Flag Magnet.

Untuk pemesanan bisa melalui direct messages ke IG Loveby_d atau kirim chat ke WhatsApp: 081 791 26 791 
    







#Selamat berbelanja
#Happy penpals
#Happy postcrossing

Saturday, July 15, 2017

Cerita tentang Ponakan Lucu Ismah Airah Az Zahra

Blog bagiku bukan hanya untuk berbagi informasi dan pengalaman tetapi juga untuk mengabadikan kenangan. Kenangan yang mungkin di hari tua nanti bisa kubaca kembali. Kuingat kembali bila memori otak ku sudah melambat. Atau bisa menjadi cerita manis untuk orang-orang yang kusayang.

Dan kali ini mau kutuliskan cerita tentang sosok manis dari keponakan lucu yang lahir setahun lalu. 

Bahagia sekali bisa menggendongnya kala itu. Karena  kutau penantian kakak perempuan ku akan kehadiran seorang buah hati lumayan melelahkan. Sama seperti pasangan-pasangan lain. Kerap kali kakakku lumayan jengkel karena terus ditanya, udah isi belum? Eh, udah hamil belum? Ih, pasti nunda-nunda hamil yah? 

Setelah sempat menunggu bertahun-tahun, dan sempat harus menggugurkan kandungannya karena janin berada di luar rahim, akhirnya tepat tanggal 22 April 2016, bayi mungil yang diberi nama Ismah Aira Az Zahra ini hadir di dunia. Karena Selisih sehari dengan hari lahir kartini yang jatuh tanggal 21 April, akhirnya anak ini tidak diberi nama Kartini. Hahaha. 



Setelah beberapa bulan, bayi mungil yang lahir dengan mata sipit ini tumbuh jadi balita cantik dengan mata lebar dan bibir mungil. Semakin besar dia semakin menggemaskan. Sayang sekali aku tak bisa terus melihat perkembangannya. Hanya bisa melihat wajah menggemaskannya beberapa hari saja saat libur kerja. Dan karena hanya bisa bertemu beberapa hari setelah berpisah berbulan-bulan lamanya. Wajah tante yang manis ini tak bisa dia kenali lagi. Saat menggendongnya, ia akan menangis histeris. Hahahha, melihatnya menangis membuatku semakin ingin memeluknya. Lihatlah ekspresi lucunya yang menangis sepenuh hati saat tahu aku yang menggendongnya. 


Beberapa bulan lalu ia telah genap setahun. Dan ia semakin cantik saja. Kecerdasannya juga semakin baik. Ia sudah bisa berjalan selangkah demi selangkah. Sudah bisa bilang Mama, Bapak, Laba-Laba, dan Makasih. Tetapi parahnya, ia juga semakin tak mau didekati oleh orang asing. Dan diriku yang sudah lama tak dilihatnya juga dianggap orang asing. Aku bahkan tak bisa mengajak nya bermain. Saat menyentuh tangannya, ia akan langsung menangis. Saat mengajaknya berbicara, ia akan menggeleng dan memalingkan wajahnya. Sulit sekali merebut hatinya. Sudah kubujuk dengan berbagai macam mainan, makanan, dan ice cream, tetapi dia tetap tak mau kugendong. Padahal dia sangat menggemaskan. Aku ingin sekali memeluk, menggendong dan mencubit pipinya. Tetapi baru disentuh saja dia sudah nangis sesegukan. Itu jadi bentuk pertahan dirinya, karena tahu aku pasti tak akan tahan untuk tidak mencubit pipinya yang chubby itu. Syukur sebelum pulang ke tanah rantauan, aku masih sempat mengabadikan senyum manis nya ini. 

Ah, senyumnya cantik sekali ^_^ Tetap sehat ya sayang. Terus tumbuh jadi gadis manis yang sholeh, cerdas, dan jadi kebanggaan orang tua. Amin Ya Rabbal Alamin

Sunday, July 9, 2017

Belajar mencintai sepenuh hati dari Movie Japan "My Love Story"

"Mencintai seseorang itu kadang tidak terlalu menyenangkan. Kau merasakan sakit hati. Air matamu tidak berhenti mengalir. Dan berakhir dengan membenci diri sendiri. Lalu kemudian kau bertanya pada dirimu , mengapa kau bisa mencintainya terlalu dalam???"


Quote diatas kasian banget yak,, mencintai seseorang dengan sepenuh hati tetapi yang ada malah melahirkan sakit hati. Tetapi quotes itu bukan tentang kisah cinta bertepuk sebelah tangan. Tetapi tentang kisah cinta salah pengertian. Hahahaha mau tau ceritanya, baca reviewnya yuuuk..

Jadi movie ini dirilis pada Oktober 2015. Diangkat dari cerita manga Series dari The Same Name yang ditulis oleh Kazune Kawahara & Aruko. Dan setelah di angkat ke Layar Lebar, masyarakat Jepang sangat antusias. Hingga Box Office ini meraih penghasilan sebanyak 6,8 Juta Dollar (sumber wikipedia)

Movie yang tayang selama 108 menit ini bercerita tentang kisah cinta anak SMA bernama Takeo Goda diperankan oleh Ryohei Suzuki. Dia anak SMA yang baik hati. Dia juga salah satu siswa yang populer, tetapi hanya populer di kalangan siswa pria. Sedangkan siswa wanita memandangnya rendah. Karena Takeo berbadan besar dan berwajah sangar. Anak-anak perempuan bahkan memanggilnya dengan sebutan om-om, gorilla, monster, dan nama-nama jelek lain. Em, kalo menurutku, Takeo ini mirip sama Giant di Anime Doraemon, dengan alis Sinchan, dan cambang ala Elvis. Hihihi,, wajahnya unik, lucu, dan ngegemesin.

Takeo anak yang baik, dia selalu berusaha untuk membantu setiap orang yang kesulitan. Di awal cerita, dia menolong anak kecil yang nyaris tenggelam. Tetapi karena wajah Takeo sangar, jadilah anak kecil yang ditolong itu menangis histeris seperti melihat monster. Hahaha, scene ini lucu tetapi sekaligus menyedihkan gara-gara Takeo yang menolong anak tersebut malah dikira penculik. Walaupun begitu, Takeo masih tetap berusaha menolong siapa pun yang membutuhkan. Takeo mempunya seorang sahabat yang selalu bersamanya. Namanya Makoto Sunakawa diperankan oleh Kentaro Sakaguchi. 
Sunakawa yang keren & Takeo yang baik hati
Berbeda dengan Takeo, Sunakawa yang berwajah tampan dan cerdas, dikagumi oleh gadis-gadis di manapun ia berada.  Bahkan gadis yang disukai Takeo sejak SMP, juga menyukai Sunakawa. Karena mengetahui gadis pujaan hatinya menyukai sahabatnya sendiri, ia pun mundur perlahan. Dan merasa bahwa sahabat dan gadis pujaan hatinya pantas untuk berbahagia. Tetapi hingga hampir menyelesaikan sekolah SMA, Sunakawa belum pernah sekalipun berpacaran. Ia bahkan lebih sering bersikap dingin pada gadis-gadis yang menyukainya.

Hingga suatu hari, Takeo menolong gadis cantik dari gangguan pria yang akan berlaku kasar. Gadis cantik itu bernama Rinko Yamato diperankan oleh Mei Nagano. Sejak Hari itu, Yamato langsung jatuh hati pada sosok baik hati Takeo. Untuk menunjukkan rasa terima kasihnya pada Takeo, ia lalu membuat kue dan mengajak Takeo dan Sunakawa makan bersama. Takeo sangat berbahagia karena bisa mencicipi kue enak buatan Yamato. Ditambah lagi senyum manis Yamato yang selalu membuat hati nya berbunga-bunga. Takeo merasa jatuh cinta pada sosok Yamato yang manis.

Yamato yang cantik
Lalu dengan malu-malu, Yamato lalu menghadapkan tubuhnya ke arah Sunakawa yang juga sedang makan kue. Yamato lalu bertanya apakah dia sudah punya pacar? Takeo dan Sunakawa sama-sama tersentak kaget. Yamato lalu meminta maaf karena terlalu berterus terang. Takeo yang punya pengalaman patah hati sebelumnya lalu merasa kalau pengalaman patah hati nya akan terulang lagi. Yamato pasti sama dengan gadis-gadis lainnya. Pastinya ia akan suka pada sosok Sunakawa yang keren. Ia lalu beranjak dari tempat duduknya mencoba memberi ruang pada Yamato agar bisa menyampaikan perasaan nya langsung pada Sunakawa. 

Dan sejak saat itu, ia lalu berjanji pada dirinya sendiri agar berusaha yang terbaik untuk mempersatukan mereka berdua. Ia tahu kalau Yamato adalah gadis yang baik untuk sahabat kecilnya, Sunakawa. 
Takeo melihat Yamato dan Sunakawa dari kejauhan
Hari berganti hari, Yamato semakin dekat dengan sosok Takeo dan Sunakawa. Hampir tiap hari ia membawakan kue dan makanan untuk mereka berdua. Dan hampir tiap hari pula Takeo berusaha keras untuk membantu Yamato mendapatkan Hati Sunakawa sekaligus meruntuhkan perasaan sukanya pada Yamato. Takeo bergabung dengan berbagai macam ekstrakurikuler agar bisa melupakan wajah manis Yamato saat tersenyum.


Yamato menyiapkan makanan kesukaan Takeo
Dalam tiap kesempatan bertemu, Yamato selalu membawa makanan dan kue yang enak. Ia bahkan membuat makanan kesukaan Takeo. Dan sebagai rasa terima kasihnya, Takeo akan memberikan berbagai macam informasi tentang diri Sunakawa pada Yamato. Takeo mengatakan kalau Sunakawa adalah pria yang baik. Dia sangat populer tetapi sampai sekarang dia masih belum punya pacar. Takeo juga bingung mengapa Sunakawa masih belum punya pacar padahal ia selalu dikelilingi oleh gadis-gadis yang cantik. Takeo lalu mengatakan bahwa Sunakawa sangat cocok dengan diri Yamato. Ia bisa menjamin Sunakawa bisa membahagiakan Yamato. Mendengar itu, Yamato tersenyum sambil meneteskan air mata. Takeo bingung mengapa Yamato pergi dengan wajah sedih. 


Diperjalanan pulang ke rumah, Yamato lalu bertemu Sunakawa. Ia menceritakan kalau dirinya tidak cukup pantas untuk menyukai sosok Takeo. Padahal Yamato sudah jatuh hati pada Takeo sejak ia menolongnya dari orang yang jahat. Yamato lalu berpikir bahwa ia harus menyerah dan berhenti untuk berusaha merebut hati Takeo. Karena Takeo selalu berusaha menghindarinya dan menjodohkan nya dengan orang lain.  Sunakawa yang sejak awal tahu Yamato telah jatuh hati pada Takeo, lalu memberi semangat pada Yamato agar tak menyerah. Ia lalu menceritakan pertemuan pertamanya dengan Takeo. Waktu kecil, Sunakawa adalah anak penyendiri. Karena selalu sendiri, ia dia dianggap aneh oleh teman-teman sebayan nya. Ia lalu di bully oleh teman-temannya. Tetapi saat itu, Takeo lalu membelanya dan tidak membiarkan satu orang pun mengganggunya. Dan sejak saat itu Sunakawa menganggap Takeo adalah sahabat yang berharga. Mendengar cerita Sunakawa, Yamato tersenyum bahagia. Ternyata ia tak salah menyukai seseorang seperti Takeo.

Akhirnya Yamato memutuskan untuk tidak menyerah. Ia berjanji akan berusaha yang terbaik untuk mendapatkan hati Takeo. Ia membeli berbagai macam peralatan memasak, membeli bahan bahan kue dan bahkan belajar berbagai macam resep kue dari toko roti agar bisa membuat kue yang enak untuk Takeo. Ia juga rela datang jauh-jauh menemui ibu Takeo untuk mengetahui makanan kesukaan Takeo. 


Takeo yang bodoh dan tak punya rasa percaya diri terus merasa kalau ia tak pantas menerima kebaikan hati Yamato. Ia terus mendorong Yamato agar lebih dekat dengan Sunakawa dibandingkan dengan dirinya. Aku yang nonton sampai gemes liat dia. 

Tetapi yah, tidak ada perjuangan yang sia-sia. Usaha terbaik pasti akan membuahkan hasil terbaik. Di akhir cerita, sedikit demi sedikit Takeo mendapatkan petunjuk bahwa sesungguhnya yang disukai oleh Yamato sejak awal adalah dirinya. Bukan Sunakawa...

Hufftt,, syukurlah happy ending. Aku yang nonton jadi gemes banget. Yamato sebagai wanita sangat sulit untuk mengatakan perasaannya langsung pada Takeo. Ia berusaha menunjukkannya lewat tindakan. Tetapi Takeo sebagai cowok gak peka banget. Malah menganggap dirinya sangat rendah dan tidak pantas untuk dicintai. 

Seburuk apapun diri kita, sesungguhnya kita tetap pantas untuk dicintai. Rasa cinta yang akan membuat kita bertahan melalui masa sulit dalam kehidupan. Jadi saat ini, jika kau belum menemukan seseorang yang mencintai dirimu. Kenapa tak kau awali dulu dengan mencintai orang-orang disekitarmu. Karena cinta adalah bahasa universal. Bukan hanya tentang sepasang kekasih. Tetapi juga cinta pada keluarga, sahabat, dan juga lingkungan sekitar. Mari kerahkan usaha terbaik kita untuk menujukkan rasa cinta pada sesama. 





Cerita tentang lebaran kali ini...

Hari ini sudah 15 Syawal 1438H, hayo yang dari kemaren-kemaren janji mau puasa syawal. Udah mulai belom? 
Udah lewat dua pekan mulai kerja lagi, dan mulai menabung rindu untuk adik adik kecilku, ponakan ponakan ku yang lucu serta ayah dan ibuku. Insya Allah lebaran Idul Adha baru bisa balik ke kampung halaman lagi. 
Aku kemudian berpikir apa yang membuat hari lebaran itu istimewa? Baju dan mukena barukah? kue dan masakan enak kah? atau angpao lebaran.

Ternyata bukan semuanya... Menurutku yang membuat hari lebaran itu istimewa, karena aku masih diberi kesempatan untuk berkumpul bersama keluarga yang utuh. Menyaksikan senyum dan bahagia mereka juga membuat hatiku bahagia. 

Syukur Alhamdulillah nikmat kebersamaan itu masih sempat kami rasakan. Diberi kesehatan dan umur panjang adalah nikmat tiada terkira. Terlebih lagi dikelilingi oleh orang-orang tersayang. Masih ada ibu yang sejak pagi-pagi sekali menyiapkan menu lebaran. Masih ada Ayah yang membangunkan untuk shalat subuh berjamaah. Masih ada adik-adik ku yang berisik sejak pagi-pagi sekali. Serta ponakan-ponakan lucu yang tertawa riang sambil berlari-lari keliling rumah. Yah, aku sangat bersyukur dengan itu semua. Karena hal paling menyakitkan bukanlah ketika kita tak punya seseorang yang membantu dikala kita membutuhkan tetapi hal paling menyakitkan adalah ketika kita merasa bahagia, tetapi tak memiliki seorang pun untuk berbagi kebahagiaan itu sendiri.

Minjem quote dari Bang Tere Liye dulu
Jadi selagi masih diberi kesempatan untuk bersama dengan orang-orang yang mencintaimu... Jangan sia-siakan mereka, kita tak pernah tahu kapan waktu ini akan berhenti. Jangan sampai kita merasakan penyesalan yang terlambat. Baru merasa bahwa mereka adalah orang-orang berharga ketika mereka tak sudah tak berada sisi kita lagi.