Saturday, April 29, 2017

Berkirim Kabar ke Belahan Dunia Lain Part 2

Di postingan sebelumnya saya bercerita tentang keinginan untuk bisa mendapatkan postcard yang datangnya dari luar negeri. Ceritaku bisa diliat disini. Dan kemudian karena keinginan itu, aku akhirnya menemukan sebuah hobbi baru yang begitu menyenangkan. Namanya SnailMailing with Penpals. Kalau bahasa indonesianya berarti kirim-kiriman surat dengan sahabat pena (*ini arti yang gue buat sendiri). 

Kalau berbicara mengenai sahabat pena, istilah itu sempat sangat booming di tahun 1985. Sangking booming nya, istilah sahabat pena ini ada lagunya loh. Dinyanyikan oleh Boy Sandi berjudul Sahabat Pena. Pada masa itu, istilah sahabat pena memang memiliki gambaran kuat tentang tren anak-anak muda kala itu. Jangan tanya saya bagaimana rasanya kirim-kiriman surat dimasa itu, karena saya sendiri lahirnya tahun 90-an. Dulu zaman saya masih SD kira-kira tahun 2000-an, istilah sahabat pena pernah kubaca di Majalah Bobo. Kala itu aku masih gak tertarik untuk menulis surat. Secara... nulis karangan pas liburan saja susah apalagi nulis surat. Hehehehe

Dan sekarang di tahun 2017. Disaat orang-orang sudah asyik berchat ria di berbagai media sosial dan Aplikasi Messanger seperti BBM, Whats App, dan Line. Dimana kita tinggal ketik-ketik sebentar pake emoticon lucu dan klik send. Maka dalam sekejap mata, pesan tersebut sudah sampai ke orang yang kita tuju. Dimana dengan segala kemudahan dan kecanggihan tekhnologi memungkinkan kita untuk mengirim pesan singkat dengan cepat. Masih ada loh, orang yang suka menulis berlembar-lembar surat terus dikirim via Pos. Dimana prosesnya lama dan membutuhkan usaha yang lebih maksimal. Dimulai dari beli peralatan surat menyuratnya. Hunting amplop dan kertas surat cantik. Beli sticker cute, beli pensil dan pulpen warna warni. Abis itu nulis kata demi kata hingga berlembar-lembar, terus dimasukkin ke amplop plus cinderamata atau souvenir kecil. Setelah itu dimasukkan ke amplop. Ditempeli perangko. Dan dibawa ke Kantor Pos. Prosesnya panjang, terus nunggu surat balasannya lama. Tetapi disitulah letak serunya. Sangat berbeda dengan pesan messanger yang instan. Kalo kirim surat pake perangko, ketulusan hati penulis suratnya lebih terasa lewat tulisan tangan yang ia kirim. 

Surat-Surat yang Kukirim Keluar Negeri
Dengan usaha maksimal dan biaya yang gak murah, emang masih ada orang yang cari sahabat pena? Masih Ada. Salah satunya Yach... SAYA

Aku mulai masuk ke dunia surat menyurat ini sejak beberapa bulan yang lalu. Dan sekarang aku sudah punya penpals (istilah sahabat pena yang tinggal di luar negeri) yang tinggal di wilayah North Carolina USA, Ankara Turkey, Kuala Terengganu Malaysia, Quzhou China, Canada, Lithuania dan ada juga di Indonesia. Rasanya menyenangkan sekali. Feel so excited and amaziiing ^_^ 

Merangkai kata dan berbagi cerita dengan orang yang belum pernah kita temui. Berbagi perasaan suka dan duka. Berbagi pengalaman dan mimpi. Berbagi kisah pengalaman hidup dan banyak hal lagi. Rasanya kita punya saudara jauh yang tinggal di belahan dunia lain. Yang walaupun terlalu sulit untuk bisa bertatap muka, tetapi masih bisa saling mengirim kabar dan sapa lewat tulisan. Walaupun harus nunggu hingga berminggu-minggu hingga berbulan-bulan sampai suratnya dibalas. Tetapi setiap suratnya datang, semua jerih payah menunggu itu terbayar lunas. Rasanya membahagiakan sekali. Saat pak pos datang dengan amplop cantik warna warni yang tertera nama kita diatasnya. 

Jadi hey kamu.. kenapa tak coba juga menulis selembar surat untuk dia.. Sang Pujaan hati yang telah lama kau kagumi itu?? sapa tau hatinya bisa luluh dengan tulisan tangan mu.. hehehe

Surat pertama dari Sahabat Pena di Malaysia

Surat Kedua datang dari North Carolina

Surat ketiga dikirim oleh teman di Austria


 #Menulislah walau hanya satu minggu satu cerita ^_^
                                         Memasuki Minggu ke 14

Friday, April 28, 2017

Menulislah.. agar kenangan indah itu tak hilang oleh zaman

Beberapa waktu lalu, aku gabung dengan komunitas blogger. Berharap aku juga bisa seperti blogger-blogger kethje yang ada disana. Berharap juga agar salah satu resolusi ku untuk menulis lebih banyak dari tahun lalu bisa tercapai. 

Dan karena gabung dengan komunitas itu, aku mulai meng add beberapa akun facebook orang-orang yang juga memiliki minat yang sama denganku, yaitu ngeblog. Aku juga mulai memberanikan diri untuk share tulisan walaupun aku tak yakin ada yang membacanya. Hahaha. Aku juga mulai memberi comment di beberapa postingan blog saat Blogwalking. Hingga suatu hari salah satu teman FB bertanya di status nya "Disini berasal dari daerah mana aja?" Lalu aku pun ikut memberi comment disitu. Ku katakan kalo aku berasal dari Kota Makassar. Lalu si yang Punya FB bertanya "Mbak Blogger juga?" dan tiba-tiba aku terdiam sesaat, bingung mau jawab apa. Sebenarnya jawabannya cuma dua iya ato tidak. Tetapi aku bingung sendiri, kalau jawab iya berarti aku kepedeaan melabeli diriku dengan sebutan blogger sedangkan postingan di blog cuma secuil dan nulis saat mood sedang bagus saja. Mau jawab tidak, takut salah juga toh aku kan punya akun blog. Dan akhirnya setelah aku berpikir keras, aku hanya jawab "Saya baru buat blog mbak dan belum pantas disebut blogger". Barulah aku mulai merasa agak tenang.

Sebenarnya Blogger sendiri adalah istilah yang diberikan untuk orang yang menulis di blog. Hanya saja menurutku seseorang yang bergelar blogger hanya pantas disematkan pada orang-orang yang menulis di blog secara rutin, sudah punya penggemar tersendiri, blognya kethje dan enak dipandang, serta sering mendapat undangan untuk hadir di event-even tertentu. Dan diriku belum termasuk di dalamnya. Aku sendiri mulai suka menulis sejak kecil. Dan beralih menulis di blog sejak tahun 2015. Dan sampai sekarang aku menulis di blog saat mood ku sedang bagus saja. 

Aku selalu bahagia saat menulis. Menulis di jurnal, menulis di kertas surat, dan Menulis di Blog ini. Bagiku menulis di blog itu sarana relaksasi, sarana untuk menyalurkan isi hati dan pikiran, tempatku menyimpan kenangan dan sarana untuk mengenal diriku lebih dalam. Aku hanya berharap, orang-orang bisa mengenal diriku lewat tulisan-tulisan yang kubuat. Dan suatu hari nanti, apabila aku telah tak berada lagi di muka bumi ini, maka orang-orang yang kusayang bisa membaca lagi tulisan-tulisanku di blog ini. 


"Tahukah kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapapun? karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh. Jauh dikemudian hari" -Pramoedya Ananta Toer - Child of All Nations

Jadi kau.. mulai lah juga menulis. Bukan untuk siapa-siapa.. tetapi untuk diri sendiri dan untuk orang-orang yang kau cintai. Agar kenangan indah bersama mereka tak hilang ditelan zaman

Friday, April 21, 2017

Review Buku Habiskan Saja Gajimu


Judul Buku           : Habiskan Saja Gajimu
Penulis                 : Ahmad Gozali
Penerbit               : Trans Media Pustaka
Cetakan                : Keempat, 2016
Tebal                    : 194 Halaman
ISBN                      : (13) 978-602-1036-10-5

       Sebuah buku keren yang berbicara masalah keuangan baru saja menjadi penghuni baru kamarku. Judul bukunya, "Habiskan Saja Gajimu". Kubeli beberapa waktu lalu. Covernya cool dengan dominasi warna hitam dan line Orange. Waktu melihatnya pertama kali, saya langsung jatuh hati padanya dan berpikir kalo kayaknya saya membutuhkan buku ini. Soalnya saya tipe karyawan dengan Gaji Dua Belas Koma. Yang Artinya tanggal Dua Belas, yang tersisa di ATM tinggal komanya aja. Yang Lainnya gak tau kemana T_T hahahaha. Buku dengan ketebalan hampir dua ratus halaman ini saya habiskan dengan membacanya satu kali duduk. Tidak memakan waktu lama, hanya sekitar dua jam. Pembahasannya tidak rumit. Sangat jelas dan sangat mudah dimengerti. Cuma penerapannya dalam kehidupan sehari-hari yang mungkin akan sulit. Tetapi yah..dicoba saja dulu.

        Buku ini ditulis oleh Ahmad Gozali. Beliau adalah seorang Financial Planner di Safir Senduk dari tahun 2003-2010. Beliau juga Sempat menjadi PNS setelah menuntaskan pendidikan di bidang Akuntansi. Kemudian Beliau mendirikan Zelts Consulting yang menangani banyak sekali kasus yang berkaitan dengan keuangan Syariah, haji, pendidikan anak, asuransi dan pensiun. Beliau juga sempat menjadi narasumber di acara "Mata Uang" di TV One. Selain membaca buku, kita juga bisa mendapatkan provokasi jenakanya tentang finasial melalui akun twitter @ahmadgozali dan blog beliau di www.gozali.id

Cek Review nya yuks,...

Buku ini terdiri dari tujuh Bab diantaranya: 
Bab 1 - Atur Uangmu sebelum uang mengatur hidupmu
Bab 2 - Jangan sisakan gajimu, habiskan saja!
Bab 3 - Habiskan uang mu di jalan yang benar!
Bab 4 - Golden Rules!
Bab 5 - Sama saja dong???
Bab 6 - Tapi...
Bab 7 - In Action

Hayoo,, penasaran kan isinya seperti apa? 

Buku ini sebenarnya mengajak kita untuk terlebih dahulu mengubah mindset kita. Dari yang awalnya, berusaha keras untuk menyisakan gaji untuk di tabung pada akhir bulan menjadi di awal bulan gaji dihabiskan saja, tetapi di jalan yang benar. Ingat ya di jalan yang benar, bukan di habiskan di Mall atau di Toko Online. heheheh

Nah setelah mindset kita ubah, selanjutnya adalah membagi penghasilan kedalam beberapa pos pengeluaran. Berikut beberapa pos pengeluaran yang diurutkan dari yang paling mendesak dan paling penting.


Pos Pertama: Pengeluaran Sosial (Pay Your God First)

Setelah mendapatkan gaji, hal pertama yang harus kita lakukan adalah mengeluarkan zakat atau sedekah. Karena penghasilan kita, ada 2,5% hak orang lain didalamnya. Idealnya, pengeluaran ini dilakukan pertama kali saat gaji sudah kita terima. Jangan menunggu setahun abis lebaran baru bayar zakat. Mengeluarkan uang untuk zakat atau bersedekah akan memberikan banyak manfaat diantaranya adalah sebagai bentuk rasa syukur kita atas nikmat rezeki ini. Menimbulkan perasaan bahagia dalam hati karena diberi kesempatan untuk berbagi pada sesama. 

Ada banyak lembaga amil zakat yang terpercaya, diantaranya adalah Lembaga Amil Zakat Dompet Dhuafa. Silahkan klik websitenya dan disana sangat jelas tertera tata cara perhitungan zakat dan pembayarannya serta program-program dari Dompet Dhuafa.Jika penghasilan kita belum mencapai nizab, maka boleh berbagi dengan bersedekah atau berinfak.

Sedekah bukan masalah seberapa besar harta yang kita miliki, tetapi seberapa besar rasa syukur kita dengan cara berbagi pada orang lain.  


Pos Kedua    : Pengeluaran Untuk Cicilan Hutang (Pay Your Loan)

Nah, pengeluaran pos kedua adalah pembayaran cicilan hutang. Adakah kira-kira orang yang hidup di zaman ini yang tak punya utang??? 

Mungkin saja ada, tetapi jumlahnya sangat sedikit. Jika kamu termasuk yang tak memiliki hutang, saya ucapkan selamat. Itu berarti salah satu beban kehidupanmu berkurang. Karena hutang itu jadi beban tersendiri. Jika telat membayar hutang, akan timbul perasaan was-was. Makan dan tidur jadi tak tenang. Belum lagi ancaman bahwa hutang yang tak terbayarkan akan kita lunasi di akherat kelak dengan pahala yang kita punya. Dan jika pahala kita telah habis, sedangkan hutang kita masih tersisa, maka dosa orang yang kita masih berhutang padanya, akan ditransfer otomatis ke kita. iih ngeri banget. Na Udzubillah Min Dzalik


"Barangsiapa yang mati dalam keadaan masih memiliki hutang satu dinar atau satu dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya (dihari kiamat nanti) karena di sana (di akherat) tidak ada lagi dinar dan dirham" (HR Ibnu Majah No.2414)

Jadi apabila kita terlanjur harus berhutang, saat hari gajian tiba, pengeluaran kedua setelah berzakat atau bersedekah yaitu kita harus bayar hutang segera. Jangan menunda.

Pos Ketiga    : Pengeluaran Untuk Saving atau Investasi

Apakah menabung atau berinvestasi perlu?? Perlu, perlu sekali malah. Karena kita tak pernah tahu tentang apa yang akan terjadi esok hari atau yang akan terjadi di masa depan. Jadi agar kita bisa lebih nyaman menikmati hari ini, sebaiknya kita mempunyai tabungan. Ini untuk jaga-jaga seandainya besok-besok tiba-tiba dapat musibah, sakit atau hal-hal buruk yang membutuhkan biaya. Nah, saat ada tabungan, kita bisa jadi lebih tenang karena ada dana cadangan yang bisa digunakan, tak perlu pusing atau kesana kemari untuk mencari pinjaman. Dari kecil kan kita sudah diajarkan untuk menyisihkan uang jajan di celengan, walau hanya sedikit lama kelamaan akan jadi bukit. Masa sekarang udah punya gaji sendiri malah gak punya tabungan? 

"Tak apa sedikit, yang penting dibiasakan saja dulu"

Pos Keempat : Pengeluaran Untuk Biaya Hidup

Yang namanya biaya hidup pasti sangat banyak sekali. Pintar-pintar kita untuk memilih mana yang memang dibutuhkan atau sekedar kita inginkan. Sebut saja biaya makan sebulan, biaya listrik, biaya air, biaya pulsa&kuota (*ini perlu supaya bisa nulis di blog),biaya bensin kendaraan, biaya sewa rumah dll. Kalo sekedar untuk nongkrong-nongkrong cantik, beli tas baru yang unyu, atau hal-hal yang mungkin tidak terlalu kita butuhkan, mungkin bisa ditunda dulu. Atau boleh beli untuk kesenangan diri atau memberi hadiah bagi diri sendiri bila berhasil melakukan sesuatu, misalnya berhasil posting 20 tulisan seminggu. Itu prestasi banget buat saya, secara saya nulis nya nunggu mood bagus. Jadi kalo dalam seminggu aku berhasil memposting lima tulisan, aku kadang memberi diriku sendiri hadiah berupa ice cream. Hihihi ^_^

Setidaknya ada tiga perbedaan yang terjadi jika kita mau berubah dari cara pandang "Menyisakan" menjadi cara pandang "Menghabiskan" uang di jalan yang benar. Pertama, Kita akan memiliki pola pikir yang mengayakan, bukan memiskinkan. Kedua, kita akan lebih sensitif terhadap alarm keuangan sehingga lebih cepat bereaksi dan mencari solusi. Dan ketiga, dengan pola menghabiskan, kita akan bisa memanfaatkan kenaikan penghasilan dengan efektif, bukan hanya digunakan untuk peningakatan konsumsi atau shopping. (hal.117)

Jadi yah, karena sekarang sudah pertengahan bulan. Berarti setengah bulan kita gajian. Yeay..berarti bisa dari sekarang menghitung berapa anggaran yang akan kita sedekahkan, berapa anggaran yang akan kita pakai untuk membayar hutang, berapa anggaran yang akan kita tabung, dan berapa anggaran untuk membiayai hidup sebulan. Jadi daripada disisakan, mending kita habiskan saja. hehehe



# Menulislah walau hanya 1 Minggu 1 Cerita
Masuk ke Minggu 13

Thursday, April 20, 2017

Jalan-Jalan ke Losari dengan Go-Car

Weekend dan Hari Libur itu selalu istimewa buat pekerja sepertiku. itu menjadi hal yang paling kutunggu-tunggu setelah gajian, hahahah. Padahal dulunya, waktu masih berstatus pengangguran pasca kuliah, aku lumutan di rumah gara-gara bingung nggak tau mau ngapain. Waktu itu aku berdoa semoga bisa segera mendapatkan pekerjaan. Terus bisa ngerasain kerja di ruangan Ber AC. Ngerasain berangkat dari pagi terus pulang sore. Abis itu ngerasain stress dan sibuknya pas akhir bulan. 

Dan.. Jeng Jeng.. doaku terkabul. Aku sudah punya pekerjaan, Alhamdulillah... Walaupun bukan di perusahaan besar, tp lumayanlah sudah punya penghasilan sendiri. Belajar banyak hal dari awal. Sekarang sudah benar-benar merasakan susahnya jadi karyawan. Berangkat pagi pulang malam, hampir tiap hari. Bertatapan dengan layar komputer berjam-jam. Meja kerja dipenuhi tumpukan kertas dan stress yang muncul kadang-kadang. Dibandingkan merasa stress, aku malah lebih banyak merasa jenuh dan bosan, karena pekerjaan tiap hari itu-itu saja. Dan weekend adalah waktu yang paling kutunggu-tunggu. Karena di hari libur dan weekend aku benar-benar bisa istirahat. Meluruskan punggung, merasakan nikmatnya tidur siang. Bisa baca novel yang beratus-ratus halaman. Bisa melakukan hobby seperti menggambar, menulis atau menonton drama korea. Sekali-kali keluar rumah untuk mengikuti seminar, duduk berjam-jam di toko buku, atau mengujungi teman atau kerabat. 



Dan Weekend kemarin aku memutuskan untuk mengajak adikku jalan-jalan ke pantai Losari. Adikku sudah berada di Makassar sejak beberapa bulan yang lalu, dan sekalipun aku belum pernah mengajaknya jalan-jalan kesana. Alasannya, karena aku bingung mau naik transportasi umum apa kesana (*nasib gak bisa bawa kendaraan sendiri). Kalo mau naik pete-pete, aku bingung harus naik Pete-Pete apa. Kalo mau naik Bus Trans Maminasata, berarti sampai losari nya tengah hari atau sore hari. Karena, Busnya biasa mulai beroperasi jam 10 pagi. Sedangkan aku maunya pagi-pagi sekali. Trus kalo mau naik Taksi, aduh pasti bakal mahal banget. Dan, ternyata ada pilihan lain yang bagus dan murah. Ada Go Car. Yes,, aku pun langsung mengunduh aplikasinya dari Playstore. Aplikasinya lumayan mudah untuk dipahami. Tinggal set dimana kita mau dijemput, terus pilih lokasi yang akan kita tuju, dan ongkos nya langsung terpampang pada layar. Supaya lebih hemat, aku membayar dengan Go Pay. Jadi cerita kita transfer uang ke GO Pay bisa via ATM, Sms Banking, atau langsung TopUp dengan driver Go Car nya. Lalu setiap transaksi yang kita lakukan, akan dipotong dari uang yang kita setorkan di awal. Kalo memakai Go Pay, ongkosnya lebih murah daripada bayar Tunai. Aku yang dijemput di wilayah Hertasning menuju ke Pantai Losari, cukup bayar Rp 20.000 saja dengan Go Pay. Lebih hemat kan?


Jadi tinggal buka aplikasi Go-Jek. Pilih lokasi jemputan dan lokasi tujuan, lalu muncul harga yang harus dibayar. Kalo harganya sudah cocok tinggal klik pesan Go Car. Dan sistem akan otomatis mencarikan kita driver yang paling dekat dengan lokasi kita. Cukup menunggu beberapa menit, dan Driver Go Car nya akan menelpon untuk memastikan bahwa kita mau dijemput dimana. Untuk memastikan, Sistemnya akan mengirimkan Nama Driver, Foto, dan Nomor Plat Mobilnya. Menurutku lumayan aman seh. Tetapi tetap pastikan untuk berangkat bersama Mahram atau punya teman seperjalanan.







Dan hanya beberapa menit menunggu, Mobil Go Car nya udah datang menjemput. Alhamdulillah dapat driver yang baik. Bawa mobilnya pelan dan hati-hati sekali, walaupun pagi itu jalanan agak sepi. Karena aku dan adikku berangkat sebelum pukul 7 pagi. Dan yeay,, aku akhirnya bisa menginjakkan kaki lagi disana setelah sekian lama, hahaha. 



Senang sekali bisa melihat senyum di wajah adikku hari itu. Dan sama seperti hari minggu lainnya. Pantai Losari di Minggu pagi selalu penuh sesak dengan orang-orang. Aku sendiri terakhir menginjakkan kaki di Losari itu tahun lalu. Sekarang sudah semakin rapi. Spot untuk selfie semakin banyak, hehehehe. 






Senam Aerobik ibu-ibu
Hari itu ada banyak sekali kegiatan. Mulai dari senam pagi, acara komunitas, acara bersih-bersih oleh karang taruna, Ada acara persatuan apoteker, dan masih banyak lagi. Karena masih lumayan pagi, aku hanya berjalan-jalan santai sambil menghirup banyak-banyak udara pagi. Ini jadi relaksasi tersendiri buat diriku. Hal ini bisa membuat urat-urat syaraf yang tegang selama enam hari kerja menjadi agak mengendur. Menyenangkan rasanya menimati semilir angin di pagi hari, Memandangi orang yang berlalu lalang, dan ikut terbawa dengan energi positif orang-orang yang berada disana. Anak-anak yang berlarian gembira, Wanita paruh baya yang bermandi keringat setelah senam, pasangan suami istri yang mendorong kereta bayi, dan masih banyak lagi. Yang pasti wajah mereka semua menunjukkan kebahagiaan. Walaupun aku tak tahu masalah apa yang terjadi dalam hidup mereka saat ini. 

Tetapi ada satu pengalaman kurang mengenakkan saat berkunjung ke losari. Jadi ceritanya waktu itu, setelah puas jalan kesana kemari dan selfie-selfie. Aku lalu mengajak adikku mencari sarapan pagi. Waktu itu aku ingin sekali menyantap bubur ayam, tetapi setelah mencari kemana-mana, aku tidak melihat satu pun penjual bubur ayam. Karena perut sudah mulai keroncongan, aku memutuskan untuk makan cemilan pisang epe dulu. Lumayan untuk mengganjal perut. Pilihanku jatuh pada warung tenda yang letaknya menghadap kelaut tak jauh dari Mesjid Terapung Amirul Mukminin. Sepertinya ibu yang jualan juga ramah. Maka akupun langsung duduk dan memesan dua porsi pisang epe dan dua porsi jus buah. Tak lama, pisang epe yang kami pesan sudah berpindah dari piring masuk ke dalam perut. Hahahha, soalnya dari tadi sudah kelaparan. Aku pun beranjak dari tempat duduk dan menuju ke tempat pembayaran. Seingatku dulu harga pisang Epe itu Rp 8.000,-/porsi nya dan untuk Jus buah sekitar Rp 10.000,-/gelas. Tetapi pas bertanya berapa yang harus kubayar, aku agak kaget karena aku harus membayar Rp 80.000,-Berarti untuk satu porsi Pisang Epe dan Jus nya itu Rp 40.000,- Wuah itu lumayan mahal menurutku.. Syukur aku bawa uang lebih di dompet. Jadi walaupun agak mahal, aku masih sangguplah membayarnya. Tetapi aku kapok banget makan di tempat itu lagi. Lalu aku memberanikan diri untuk bertanya kenapa bisa sampai semahal itu. Lalu ibu itu menjelaskan bahwa lapak yang mereka pakai untuk jualan disewa Rp 1.000.000,- untuk tiga hari. Ya udahlah kalo seperti itu. Toh Pisang Epe nya tadi sudah jadi penyelamat disaat perut ku benar-benar keroncongan. Hahahahaha

Perjalanan seperti ini seru sekali. Aku merasa jadi mirip sama turis-turis yang berkunjung ke negara lain. wkwkwkkwkw... 

"Jadilah turis di kotamu sendiri, nikmati setiap perjalanan, rasakan atmosfer berbeda dengan memperhatikan detail-detail yang sering luput dari pandangan mata. Langkahkan kakimu mengikuti arah angin berhembus, tersenyumlah pada setiap orang yang kau temui, dan syukuri nikmat kehidupan ini"





































Friday, April 14, 2017

Belajar Bersyukur dari Drakor Radiant Office

Hufffttt... beberapa bulan lalu, rasanya kepalaku mau pecah gara-gara kantorku kedatangan tim audit. Sejak mulai kerja sebagai karyawan tiga tahun lalu, baru kali ini ngerasain diperiksa sama tim audit. Ternyata ribet bener.. semuanya harus mengikuti alur Standar Operasional Perusahaan (*Ya eyalah). Melenceng sedikit akan kena pertanyaan bermacam-macam. Belum lagi semua jurnal yang kubuat haruslah memiliki bukti pendukung dan lampiran. Jika tidak, siap-siap beri alasan yang bagus kenapa itu bisa terjadi. Dan parahnya, aku mendapatkan diri melakukan beberapa kesalahan pengetikan yang ternyata berakibat buruk. Kesalahan yang tidak kusadari ini membuatku ingin menghilang sejenak dari bumi. Aku merasa benar-benar bodoh dan sangat tak becus kerja. Rasanya ingin buat surat resign langsung. Tetapi kalo seperti itu berarti aku seorang pengecut yang lari dari masalah. 

Hufftt,,, lalu kemudian aku nemu drakor baru judul nya Radiance Office. Eh, tiba-tiba aku ngerasa dapat suntikan semangat baru abis nonton Drakor ini.
Source: KoreanDramaupdate youtube.com
Check review nya yuukss..
Drama korea dengan Judul Radiant Office ini mulai tayang sejak 15 Maret lalu dan akan direncanakan tayang sebanyak 16 Episode. Sedangkan untuk minggu ini baru akan tayang eps 9 & 10. Drama korea ini bergenre Office, Romance, Komedi yang menceritakan tentang perjuangan seorang gadis bernama Eun Ha Won (diperankan oleh Ko Ah Sung). Di usianya yang ke 28 tahun, Eun Ha Won belum memiliki pekerjaan tetap. Ia selalu gagal di sesi Wawancara. Hingga di lamaran kerjanya yang ke 100 ia bertemu dengan sosok Seo Wo Jin (diperankan oleh Ha Seok Jin). Seo Wo Jin adalah seorang manajer eksekutif yang dikenal sangat tegas dan Perfeksionis. Hal yang paling di benci oleh Seo Wo Jin adalah karyawan baru yang diterima lewat jalur koneksi. Ia lalu ditugaskan untuk wawancara calon karyawan baru. Saat Manajer Seo membaca CV Eun Ha Won, Ia mengatakan kalo Eun Ha Won tidak memenuhi kualifikasi standar untuk diterima sebagai karyawan karena belum punya pengalaman kerja sama sekali kecuali menjadi pegawai paruh waktu (part time job) dibeberapa tempat.
Seo Wo Jin


Source: dramafever.com (Eun Ha Wo dan Seo Wo Jin)
Eun Ha Won lalu menjelaskan bahwa lewat pekerjaan paruh waktu ia belajar tentang kedisiplinan, kemandirian, dan kesabaran dalam menangani tiap pelanggan. Eun Ha Won lalu diminta berdiri di sudut ruangan selama sesi wawancara, untuk membuktikan bahwa ia memiliki tekad kuat untuk bisa diterima. Eun Ha Won mengiyakan. Ia berdiri berjam-jam selama proses wawancara berlangsung. Ia pun merasa bersemangat dan optimis akan diterima karena salah satu pewawancara mengatakan bahwa ia adalah karyawan yang dicari perusahaan. Tetapi beberapa hari kemudian, perusahaan tersebut telah mengumumkan karyawan baru yang lolos. Dan ternyata Euh Ha Won tidak diterima di perusahaan tersebut. Itu berarti ia telah gagal di percobaan ke 100 kalinya ia melamar kerja. Ia lalu berpikir bahwa penyebab kegagalannya adalah Manajer Seo. 

Ia merasa sangat putus asa hingga memutuskan untuk melompat di Jembatan Sungai Han. Sementara berada di atas Jembatan, tiba-tiba ponselnya berbunyi. Saat akan mengambil ponsel di sakunya, tiba-tiba kakinya tergelincir hingga ia pun masuk ke dalam air. Di saat dirinya tenggelam, ia masih sempat melihat email yang masuk ke Ponselnya. Disana tertera kalau ia lolos seleksi berkas dan berhak mengikuti wawancara kerja di Perusahaan Hauline.
Eun Ha Won tenggelam di Sungai Han 
Syukurlah saat Eun Ha Won terjatuh di sungai Han seseorang melihatnya dan ia pun dilarikan ke Ruang UGD Rumah Sakit. Disana Eun Ha Won ditangani oleh Dokter Seo Hyun (diperankan oleh Kim Dong Wook). Saat Eun Ha Won tersadar, ia mendengar percakapan para dokter bahwa salah satu pasien yang berencana bunuh diri menderita penyakit parah dimana sisa hidupnya tinggal beberapa bulan lagi. Eun Ha Won merasa sangat syok mendengar percakapan dari dokter tersebut. Ia lalu melihat Do Ki Taek (diperankan oleh Lee Dong Hwi), pasien yang berada di seberang tempat tidurnya. Ternyata Do Ki Taek malam itu juga berencana bunuh diri. 

Do Ki Taek lalu mengajaknya kabur dari rumah sakit, karena mereka berdua sama-sama tak punya uang untuk membayar biaya rumah sakitnya. Disaat telah berhasil kabur dari rumah sakit, mereka berdua lalu bertemu Jun Kang Ho (diperankan oleh Hoya Infinite). Kang Ho ternyata mengikuti mereka berdua sejak dari ruang UGD tadi. Ia juga adalah salah satu pasien yang berencana bunuh diri malam itu. Mereka lalu lagi saling bertukar cerita mengapa mereka memutuskan untuk bunuh diri. Ternyata masalah mereka serupa. Mereka sama-sama stress dan depresi berat gara-gara belum memiliki pekerjaan tetap. Parahnya salah satu dari mereka ternyata mengidap penyakit parah dan hanya bisa bertahan hidup beberapa bulan lagi. 


Dokter Seo Hyun
Beberapa hari kemudian, takdir mempertemukan ketiga orang tadi. Mereka bertiga sama-sama mengikuti wawancara kerja di Perusahaan Hauline. Dan beruntungnya mereka bertiga kemudian sama-sama lolos dan diterima sebagai pegawai kontrak. Ternyata keberuntungan mereka bertiga disebabkan kebaikan hati Dokter Seo Hyun yang merupakan anak dari pemilik perusahaan tersebut. Tanpa sengaja, Dokter Seo Hyun berpapasan dengan ketiga pasiennya tersebut di pintu masuk perusahaan. Dokter itu lalu meminta tolong pada GM Park untuk meloloskan ketiga anak muda yang merupakan mantan pasiennya tersebut.

Bergabungnya mereka bertiga di perusahaan Hauline tidak serta merta membuat hidup ketiganya nyaman. Ternyata perjuangan mereka untuk terus bertahan sebagai pegawai kontrak tidak mudah. Tiap hari ada saja masalah yang timbul. Mulai dari belajar beradaptasi di tempat baru. Mengenal karakter para rekan kerja yang tak semuanya baik. Menghadapi para senior yang bertindak semena-mena. Terus diremehkan karena mereka hanya pegawai kontrak yang masa kerjanya hanya tiga bulan. Dan masih banyak lagi.  
Eun Ha Won yang bekerja keras
Eun Ha Won yang baru pertama kali bekerja di sebuah perusahaan besar seperti Hauline, berusaha sangat keras untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaan. Tetapi ada-ada saja hambatan yang harus ia lewati. Belum lagi ia terus merasa resah karena belum tahu penyakit apa yang dideritanya saat ini. Tetapi syukurlah dia punya kawan berjuang yaitu Do Ki Taek dan Jung Kang Ho yang tahu betul kondisi Eun Ha Won saat ini.

 Kang Ho dan Ki Taek
Konflik yang terjadi semakin parah, karena GM Seo Wo Jin akhirnya tahu bahwa ketiga pegawai kontraknya diterima lewat jalur koneksi. Dan hal itu adalah sesuatu yang paling dibenci oleh GM Seo Wo Jin. Ia lalu meminta ketiganya meminta untuk membuktikan bahwa mereka memang benar-benar layak untuk diterima sebagai karyawan. Selain perjuangan ketiga pegawai kontrak tadi ada juga masalah perebutan kekuasaan oleh GM Park sebagai ketua Tim Penjualan dan GM Seo sebagai ketua Tim Pemasaran. Keduanya bersaing ketat untuk membuktikan diri bahwa mereka adalah tim terbaik. 
Dept.Penjualan vs Dept Pemasaran

Sesi pemotretas karyawan Hauline

Seo Wo Jin vs Seo Hyun
Suka sekali sama drama korea ini. Sedikit berbeda dengan beberapa drama korea yang saya saksikan belakangan ini, yang lebih memilih genre fantasi. Sedangkan drama korea ini mengangkat tema Real life, tentang gambaran kenyataan hidup yang sebenarnya. Bahwa tak semua yang kita lihat itu sesuai dengan kenyataan aslinya. Kita harus melihat lebih dekat agar bisa lebih mengerti dan memahami tentang kehidupan orang lain. Selain itu drama korea ini mengajarkan bahwa dalam hidup tak semuanya bisa kita dapat dengan mudah. Selalu ada harga yang harus kita bayar untuk sebuah kesuksesan.

Saya bersyukur karena sebuah nikmat luar biasa kita bisa hidup dengan tubuh yang sehat. Walaupun pada akhirnya suatu hari nanti kita semua akan mati, tetapi mengetahui bahwa diri kita sehat membuat kita jadi lebih bersemangat menjalani hari. Aku bersyukur karena setidaknya aku tak harus melamar kerja sampai 100 kali baru keterima. Aku bersyukur karena walaupun aku tak bekerja di perusahaan besar, tetapi aku punya rekan-rekan kerja yang luar biasa. Dari mereka aku belajar banyak hal. Aku bersyukur atas segala nikmat hidup yang kuterima saat ini. Aku belajar dari Eun Ha Won, untuk terus meyakini bahwa hari ini adalah hari yang luar biasa. Walaupun tak ada alasan untuk berbahagia, cukuplah kesempatan untuk bisa menikmati anugerah hidup di hari ini membuatku tersenyum karena ada orang diluar sana yang tak bisa menikmati indahnya hari ini, sebab jatah hidup mereka cuma sampai kemarin T_T. Yups.. mari tetap semangat.. walaupun hidup ini sulit, kita harus tetap harus berjuang, dan tak lupa untuk terus berbahagia.

Saya jatuh hati sama sosok Seo Wo Jin yang nyebelin tp menggemaskan dan sosok Dokter Seo Hyun yang sangat tampan saat tersenyum. Keduanya mempesona. Liat ahjussi - ahjussi ini, saya jadi lupa sama oppa oppa ganteng. Hahahaha...Tetapi selain itu saya suka sekali sama Ost. Radiant Office yang dibawah ini. Lagu ini dinyanyikan Hyun Jin Ju. Saya gak tau arti lagunya apa, tetapi saat dengar lagu ini rasanya saya ikut merasakan rasa sedihnya Eun Ha Won karena mengetahui sisa hidupnya tidak lama lagi. Tetapi dia tak punya pilihan lain selain berjuang untuk melewati sisa hidupnya dengan hati bahagia. 

Recommended korean drama for you...

video
                                      Source : Youtube.com

Saturday, April 8, 2017

Kisah tentang Pengembara terbodoh di dunia



        
Pada zaman dahulu kala ada seorang pengembara yang melakukan sebuah perjalanan. Ia mendapat julukan sebagai pengembara bodoh. Mengapa??? Karena ia sering tertipu oleh orang yang ditemuinya. Suatu hari ia melalui sebuah perkampungan. Di kampung itu ia lalu bertemu seorang ibu tua yang meminta tolong karena anaknya sakit. Sang Pengembara lalu memberikan uang pada ibu tersebut. Sang ibu tua tadi lalu mengucapkan banyak terima kasih lalu segera berlalu. Keesokan harinya Sang Pengembara lalu bertemu seorang anak laki-laki kecil yang meminta tolong karena sudah berhari-hari tidak makan. Ia pun memberikan bekal makanan yang masih tersisa untuk dirinya kepada anak tersebut. Lalu setelah itu datang seorang nenek tua renta meminta sepatu yang ia gunakan karena kakinya merasa kedinginan. Lalu ia pun memberikan sepatunya. 

        Cerita kebaikan hati Sang Pengembara pun beredar di seluruh kampung. Orang-orang lalu datang menemuinya dan mengarang cerita-cerita sedih untuk mengambil keuntungan dari Sang Pengembara. Lambat laun seluruh harta Sang Pengembara habis. Sehingga yang tersisa pada diri Sang Pengembara hanyalah selembar kain untuk menutup tubuhnya. Walaupun begitu Sang Pengembara tetap tersenyum bahagia karena telah membantu orang lain. Setiap memberikan sesuatu pada orang lain, ia akan tersenyum dan berkata: Semoga anda bahagia. 
      Kini Sang Pengembara sudah tak punya apa-apa lagi. Ia lalu melanjutkan perjalanannya dan memasuki sebuah hutan. Di sana ia bertemu dengan siluman yang sangat kelaparan. Siluman itu ingin memakan tubuh Sang Pengembara. Maka ia pun memohon pada Sang Pengembara dan menggunakan kata-kata manis untuk menipunya. Dan tentu saja Pengembara itu tertipu. Ia kemudian memberikan tangannya untuk disantap Sang Siluman. Tetapi siluman memohon untuk menyantap tangan satu lagi. Maka Sang Pengembara memberikan tangan satu lagi. Tetapi Sang Siluman masih belum kenyang dan meminta untuk menyantap kaki Sang Pengembara. Dan Sang Pengembara tetap memberikannya. Sehingga yang tersisa hanya kepala Sang Pengembara. Sang Siluman juga sudah memakan mata Sang Pengembara. Karena sudah kenyang, Sang Siluman mengucapkan terima kasih pada Sang Pengembara. Dan Berkata, "Berkat kau, aku merasa kuat kembali. Sebagai imbalannya, aku akan memberikanmu hadiah ini". Ia lalu meletakkan kertas di dekat kepala Sang Pengembara lalu Siluman itu pergi begitu saja. Ternyata Sang Siluman meninggalkan selembar kertas yang bertuliskan "Dasar Manusia Bodoh"



Sang Pengembara yang tidak bisa melihat tulisan itu dan tak tahu apa-apa lalu menangis haru. Sang Pengembara merasa begitu bahagia karena telah menolong Sang Siluman. Air mata harunya terus mengalir karena mendapat hadiah dari Sang Siluman. Itu pertama kalinya ada seseorang yang memberikan hadiah padanya. Dia berkata "Terima Kasih. Terima Kasih. Aku sangat senang. Terima Kasih. Semoga kamu terus berbahagia". Air mata bahagianya itu terus mengalir deras. Hingga ia pun meninggal dengan senyum bahagia di wajahnya. 

Kisah pengembara bodoh ini diselipkan di Film Anime Fruit Basket (Silahkan baca review nya disini). Mari berpikir sejenak tentang sikap Sang Pengembara itu. Apakah Sang Pengembara ini benar-benar bodoh sehingga tidak tahu kalau orang lain menipunya??? Tentu saja Tidak. Sang Pengembara mungkin saja tahu kalau orang itu menipunya dan hanya ingin mengambil keuntungan dari dirinya. Hanya saja... Sang Pengembara benar-benar tak sanggup jika harus mengabaikan orang lain yang meminta tolong padanya disaat dirinya masih memiliki kemampuan untuk membantu. 

Aku sendiri tak menganggap bahwa dia orang yang bodoh. Aku malah sangat respek terhadap kebaikan hati Sang Pengembara. Sang Pengembara itu telah melakukan tugas nya dengan sangat baik sebagai manusia. Ia hidup bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang lain. Dia tak pernah berpikir tentang masalahnya sendiri. Tetapi juga tentang masalah orang lain. Dia membantu orang lain bukan karena terpaksa, tetapi karena ia memang benar-benar ingin melakukannya. Kebahagiaanya adalah ketika bisa melihat senyum orang lain.

Bagi orang lain, hal itu pasti dianggap sebuah kebodohan. Bagaimana mungkin kita memikirkan masalah orang lain, sementara diri kita sendiri tak lepas dari masalah. Bagaimana mungkin kita membantu orang lain, sedangkan diri kita sendiri pas-pas an? Disitulah letak kebesaran hati Sang Pengembara. Ia tak pernah merasa ditipu atau dibodohi. Sang Pengembara hanya berpikir tentang bagaimana cara membantu orang lain dengan apa yang ia punya. Bagi Sang Pengembara kebahagiaan sejati adalah ketika bisa memberi kebahagiaan pada orang lain. Dan di jaman sekarang, baik hati itu dianggap sebuah kebodohan. Kenapa? Karena banyak sekali orang diluar sana, yang sangat senang mengambil keuntungan dari si baik hati ini. 

Kehadiraan orang-orang seperti Sang Pengembara ini akan membuat dunia ini menjadi lebih indah disaat orang-orang saling sikut menyikut untuk menaikkan jabatan. Orang-orang seperti Sang Pengembara akan membuat dunia ini menjadi lebih ceria disaat orang lain saling tikam menikam untuk mempertahankan hidupnya sendiri. Orang-orang seperti Sang Pengembara hidup bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang lain. Ia berusaha keras untuk menjadikan hidupnya yang cuma sekali ini menjadi lebih bermakna dan tidak hanya numpang lewat saja. Semoga aku pun bisa membuat hidupku yang cuma sekali ini tidak hanya numpang lewat saja. Tetapi juga bisa memberi arti besar bagi kehidupan orang lain.

Rasullulah Saw pernah bersabda bahwa "Sebaik-baik manusia adalah Yang Paling banyak memberikan manfaat bagi orang lain". 



Friday, April 7, 2017

Tentang Waktu

Sejak sekolah dulu aku terbiasa menuliskan kutipan - kutipan favorit ku di jurnal atau buku harian. Jadi saat aku sedih atau sedang tak bersemangat, aku akan membuka dan membacanya kembali. Lumayan, hal itu bisa sedikit mengubah moodku menjadi lebih baik. Tetapi dulu aku selalu lupa untuk menuliskan judul buku atau nama penulisnya. Jadi aku tak tahu kata-kata itu ku kutip dari mana. Hufffft....

Kali ini mau bagi kutipan favoritku "Tentang WAKTU"


Waktu ibarat air laut yang melimpah ruah, terbentang dan terhampar luas, begitu banyak sehingga kita mengira ia tidak akan pernah habis selamanya. Lalu kemudian kita sepelekan dan kita sia-sia kan.

Kita tak pernah mengira bahwa waktu juga ibarat air di padang pasir. Begitu berharga, begitu terbatas, begitu dicari-cari, dan akan sangat disesali begitu ia dilewatkan dengan sia-sia.

Waktu kita tidak akan pernah terputar kembali. Karena manusia, sesungguhnya bukan pemilik sejati waktu. Kita tidak akan pernah bisa menggenggam waktu. Ibarat air yang sampai kapan pun tidak akan bisa kita genggam.

Oleh karena itu, Ambillah waktu untuk merenung
Ambillah waktu untuk berdoa
Ambillah waktu untuk tertawa
Itulah sumber kekuatan
Itulah kekuatan terbesar di atas bumi
Itulah alunan melodi jiwa

Ambillah waktu untuk bermain
Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai
Ambillah waktu untuk memberi
Itulah rahasia masa muda yang abadi
Itulah anugerah Tuhan yang Istimewa

Ambillah waktu untuk membaca
Ambillah waktu untuk bersahabat
Ambillah waktu untuk bekerja
Itulah air mata kebijaksaan 
Itulah jalan menuju kebahagiaan
Itulah harga sebuah kesuksesan

Kita semua telah diberi 2 Anugerah yang luar biasa, yaitu Pikiran dan Waktu
Terserah kita untuk melakukan apa yang kita senangi dengan keduanya.

Dan jika kau ingin mengetahui nilai satu tahun
Tanyakanlah kepada siswa yang gagal ujian akhir

JIka kau ingin mengetahui nilai satu bulan
Tanyakanlah kepada ibu yang melahirkan bayi prematur

Jika kau ingin mengetahui nilai satu minggu
Tanyakanlah kepada seorang editor majalah mingguan

Jika kau ingin mengetahui nilai satu jam
Tanyakanlah kepada sepasang kekasih yang menanti untuk betemu

Jika kau ingin mengetahui nilai satu menit
Tanyakanlah kepada seseorang yang baru saja ketinggalan pesawat

Jika kau ingin mengetahui nilai satu detik 
Tanyakanlah kepada seseorang yang selamat dari kecelakaan

Dan jika kau ingin mengetahui betapa berharga dan nikmatnya kehidupan ini
Tanyakanlah kepada seseorang yang sedang sakaratul maut... 

Thursday, April 6, 2017

Review Drama Korea Strong Woman Do Bong Sun

Yaps setelah tiga bulan kemarin aku absen nonton korean dramanya, akhirnya bulan ini aku mulai nonton lagi. Yah lumayan lah untuk mengisi waktu Me Time ku di akhir pekan. Cukup dua episode saja tiap minggu nya. Aku tidak ingin seperti dulu lagi yang menghabiskan seluruh akhir pekan ku dengan maraton drama korea dari pagi hingga sore hari. Atau kalo enggak tiap malam minggu nonton abis isya sampe menjelang subuh.  Iyah dulu aku seperti itu. Soalnya aku gak bisa penasaran. Yah, kecanduan drama korea stadium akut kayak gitu memang. Tetapi sekarang sudah tidak lagi. Aku benar-benar hanya menonton saat weekend dan saat gak ada kesibukan saja. 

Jadi sekarang aku lagi nonton drama korea yang judulnya Strong Woman Do Bong Soon. Dengan Genre fantasi, Komedi, Romance, dan Action. Mulai tayang sejak 24 Februari 2017 di Stasiun TV Korea Selatan JTBC setiap Jumat dan Sabtu. Jadi di Indonesia kita bisa download drama nya di hari ahad langsung dua episode. Drama korea ini direncanakan akan tayang sebanyak 16 episode. Dan sampai minggu ini sudah tayang sampai 12 Episode. Jadi masih ada 4 episode lagi. Berarti udah hampir tamat yak..

Saya sendiri tertarik nonton drama korea ini karena ada Ji Soo.. Yuhuu uri dongsaeng.. pertama kali lihat wajahnya ini di Drama Korea Angry Mom. Disana dia berperan sebagai Go Bok Dong yang jatuh hati pada Ahjumma cantik yang diperankan oleh Kim Hee Sun. Abis itu liat Aktingnya di Doctors berperan sebagai Kim So Chul, yang jatuh hati pada sosok Yoo Hye Jung yang diperankan oleh Park Shin Ye. Dan kemudian liat akting keren nya di Drama Moon Lovers Scarlet Heart Ryeo, berperan sebagai pangeran Wang Jung yang jatuh hati pada sosok Hae Soo yang diperankan oleh IU. Dari semua drama korea diatas, Kisah Cintanya Ji Soo selalu bertepuk sebelah tangan dan tak terbalas. Puk Puk Puk sabar ya Ji Soo.
JI Soo
Dan sekarang bisa liat akting Ji Soo lagi di Drama Korea terbaru Strong Woman Do Bong Soon ini. Disini Ji Soo beradu akting dengan Park Bo Young dan Park Hyung Sik. Tokoh utama wanita Do Bong Sun diperankan oleh cewek cute dan imut Park Bo Young. Disini dia diceritakan sebagai gadis yang memiliki kekuatan Luar Biasa dahsyat. Kekuatan ini merupakan warisan dari nenek moyangnya. Jadi semua wanita dalam keluarga Do Bong secara turun temurun akan memiliki kekuatan luar biasa ini. Tetapi kekuatan luar biasa ini hanya boleh dipakai untuk kebaikan saja. Karena jika dipakai untuk keburukan, maka kekuatan itu akan memberi hukuman bagi yang punya kekuatan, atau kekuatan itu akan hilang dengan sendirinya. Do Bong Soon yang sejak lahir sudah memiliki kekuatan dahsyat itu lalu berjuang keras untuk menyembunyikan kekuatan itu. Karena saat ini ia masih sangat sulit mengendalikan kekuatan besarnya, sering ia malah membuat masalah dengan kekuatan yang ia punya. Do Bong Soon memiliki saudara kembar Do Bong Ki, adik laki-lakinya itu hanya manusia biasa tetapi dia dianugerahkan kecerdasan. Saat ini Do Bong Ki bekerja sebagai dokter di sebuah rumah sakit. Yang beberapa pasien nya menderita patah tulang karena telah dihajar oleh Do Bong Soon. 


Awalnya diceritakan kalau Do Bong Soon sejak kecil mengagumi In Gook Doo (diperankan oleh Ji Soo). Do Bong Soon mulai menyukai sosok Gook Doo dari saat pertama kali melihatnya di bangku Sekolah Dasar. Hingga mereka terus bersama hingga di Bangku Sekolah Menengah Atas. Do Bong Soon terus menyimpan rasa sukanya pada Gook Doo walaupun ia tahu bahwa Gook Doo telah memiliki kekasih. Saat ini Gook Doo bekerja sebagai Detective di sebuah kantor kepolisian di Seoul. Karakternya tegas dan berani. 
Source: dramafire.com
Suatu hari Do Bong Soon harus menggunakan kekuatannya menghajar para gangster yang sedang menghambat jalanan umum, dan tanpa sengaja Ahn Min Hyuk (diperankan oleh Park Hyung Sik) melihat kekuatan luar biasa Do Bong Soon. Ia begitu takjub melihat seorang gadis kecil mampu membuat babak belur para Gangster. Ia lalu melaporkan kejadian itu pada polisi. Di kantor polisi, sopir dan anak-anak TK melaporkan bahwa Do Bong Sun yang membuat babak belur para gangster tersebut. Tetapi Do Bong Sun mengaku bahwa ia tak melakukan apa-apa. Ia tak berani mengaku kalau ia yang menghajar para gangster itu, karena kasus itu ditangani oleh Gook Doo. Dan Do Bong Sun paling tak ingin jika Gook Doo tahu bahwa ia memiliki kekuatan super. Ia takut Gook Doo akan menganggapnya aneh. Dan yang paling penting, ia ingin menjadi seperti cewek idaman Gook Doo yaitu cewek lembut dan lemah. Saat itu, Ahn Min Hyuk membantu menutupi kekuatan Do Bong Soon di hadapan Gook Doo dengan mengatakan bahwa para gangster itu yang saling berkelahi antara mereka. Tetapi walaupun begitu, Ahn Min Hyuk menyimpan rasa kagum pada sosok Do Bong Soon.

Ahn Min Hyuk yang saat itu menjabat sebagai CEO Perusahaan Game sering mendapat teror dari orang aneh kemudian mempekerjakan Do Bong Soon sebagai pengawal pribadinya. Dari sini ia kemudian menemukan fakta bahwa malaikat yang dulu menolong nya dari kecelakaan bus yang hampir menimpanya adalah Do Bong Soon. Ia pun jatuh hati pada sosok Do Bong Soon. Di saat yang sama Gook Doo yang dari kecil sudah berteman dengan Do Bong Soon juga menyadari perasaannya. Bahwa ia suka dengan Do Bong Soon dan ingin selalu melindunginya dari segala hal buruk. 


Source IG hellokdrama
Yah, seperti di drama-drama korea lain, ada kisah cinta segitiga. Dimana para tokoh pria memperebutkan Sang Gadis. Kisah cinta segitiga ini dibalut dengan humor segar tentang bagaimana Do Bong Soon berusaha sangat keras untuk menyembunyikan kekuatan besarnya. Drama korea ini juga diselingin dengan adegan action. Dimana Do Bong Soon mau tidak mau harus menggunakan kekuatannya untuk melindungi diri. Selain menghajar para Gangster, akhirnya Do Bong Soon juga harus menggunakan kekuatannya untuk menangkap psikopat gila yang menyandera gadis-gadis muda. 

Em, kalo pendapat saya pribadi, dramanya sangat menghibur. Banyak adegan lucu yang mengocok perut. Selain cinta segitiga, dan drama rebutan warisan, ada juga kisah tentang keluarga Do Bong Soon. Tentang ibunya yang selalu lebih mementingkan Do Bong ki daripada Do Bong Soon. Recommended lah buat mengisi waktu luang di akhir pekan ^_^